"Aku ingin menyatukan rasa kepedulian mereka untuk kemudian bekerja bersama-sama menjadikan Indonesia yang menjadi lebih baik lagi"
Banyak
permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini, dan tak mungkin bisa diselesaikan
oleh satu pihak saja. Sekalipun satu pihak itu adalah pemerintah dan segala
jajarannya. Kalau diibaratkan permasalahan bangsa ini sudah seperti benang
kusut yang hanya bisa diperbaiki dengan memotong bagian-bagian yang kusut. Tapi
permasalahan negara tidak mungkin diselesaikan dengan semudah memotong bagian
benang yang kusut tersebut.
Sekali
lagi Aku katakan bahwa permasalahan negara ini tidak akan terselesaikan oleh
satu pihak, oleh presiden. Kontribusi yang dilakukan seluruh warga negara itu akan
sangat berarti, sekalipun yang dilakukan hanyalah hal kecil seperti membuang
sampah pada tempatnya. Apalagi sampai mampu berkontribusi nyata dalam lingkup
yang lebih luas, seperti apa yang telah berhasil dilakukan oleh gerakan Indonesia
mengajar, Indonesia Berkebun atau Komunitas Sinjai (FesTik) dengan perkumpulan bloggernya.
Aku memang
paham bagaimana beratnya mengemban amanah menjadi seorang presiden, Aku sendiri
pernah ingat suatu ketika diangkat menjadi seorang ketua organisasi non formal.
Ketika Aku sebagai ketua organisasi tidak mampu berkomunikasi secara baik
dengan anggota-anggota di dalamnya maka sebagus apapun program yang Aku
rencanakan pada akhirnya tidak membuahkan hasil yang maksimal. Karena begitulah
selayaknya seorang pemimpin, ia mampu menjadi pelayan bagi yang dipimpinnya.
Ketika
suatu hari Aku berkhayal menjadi seorang presiden, yang langsung terbersit di
pikiran Aku saat itu adalah bahwa sebenarnya masyarakat Indonesia pada dasarnya
adalah manusia-manusia yang peduli dengan lingkungan sekitarnya, tapi kadang
lingkungan yang menghambat pikiran mereka untuk berkontribusi sampai akhirnya
mereka menjadi tak acuh dengan kondisi sekitarnya lagi. Layaknya anak singa
yang belum diizinkan untuk berburu oleh induknya, sampai akhirnya ia tidak
memiliki kemampuan lagi untuk berburu. Aku ingin mereka bisa berkontribusi,
baik secara personal maupun secara berkelompok.
Ketika
aku nantinya menjadi presiden aku ingin seluruh masyarakat merasa bahwa mereka
semua bisa berkontribusi. Tidak hanya menunggu hasil buruan dari induknya, tapi
juga bisa berburu sendiri. Kita bisa melihat bahwa saat ini gerakan-gerakan sosial
sudah begitu menjamur dimasyarakat, mereka melakukan hal-hal kebaikan tanpa
pamrih. Satu hal yang mampu menggerakan mereka, yaitu rasa kepedulian. Aku pun
menginginkan demikian, aku ingin tiap warga negara memiliki rasa kepedulian
yang sama dan sebagai presiden aku akan mendukung semua kontribusi mereka
sekalipun kontribusi tersebut hanya dalam lingkup yang sempit.
Aku pernah
dengar bahwa di Bandung, terdapat banyak komunitas kreatif yang berkreasi
dengan caranya masing-masing. Kemudian seorang Ridwan Kamil mampu menyatukan
berbagai komunitas kreatif di sana menjadi satu gerakan bersama dalam naungan
Bandung Creative City Forum. Di mana masing-masing komunitas tetap bekerja
berdasarkan core competence-nya
masing-masing namun memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadi bermanfaat untuk
Bandung yang lebih baik.
Yang luar
biasa, hal itu dilakukan oleh seorang Ridwan Kamil ketika dia belum menjadi
Walikota Bandung. Kang Emil di sini memberikan gambaran bahwa setiap orang pada
dasarnya bisa berkontribusi dengan caranya masing-masing. Kemudian ketika telah
diangkat menjadi pemimpin Ia pun tak sungkan untuk memberikan apresiasi kepada
mereka yang memberikan kontribusi untuk Bandung. Selain itu, Ia tak lupa memperhatikan
masyarakatnya secara intens, salah satunya memalui media baru yang berkembang
saat ini, yaitu lewat media sosial. Aku pun ingin seperti itu.
Jika
aku menjadi Presiden, aku ingin mendukung apapun kontribusi dari masyarakat, baik
yang sifatnya personal maupun komunitas, aku juga ingin sekali membuat mereka
tergabung menjadi satu komunitas yang terintegrasi, seperti halnya Bandung
Creative City Forum. Sehingga mereka bukan lagi terpisah-pisah dalam gerakan yang
sifatnya kelompok kecil dan cakupannya sempit, melainkan mereka adalah
komunitas sosial yang besar dengan kontribusi yang besar juga. Aku ingin menyatukan
rasa kepedulian mereka untuk kemudian bekerja bersama-sama menjadikan Indonesia yang menjadi lebih baik lagi dengan cara mereka sendiri sesuai dengan
core competence masing-masing
komunitas sosial.
Menjadi
seorang presiden adalah amanah yang diberikan oleh seluruh warga negara. Seseorang
yang diangkat menjadi presiden berarti ia dipercaya oleh rakyat, sehingga
siapapun yang menjadi presiden selayaknya juga bisa mempercayai rakyat yang
telah mendukungnya. Mereka harus ingat bahwa rakyatnya bukan hanya di Jakarta
atau di pulau Jawa, melainkan di seluruh Indonesia.
Andai aku jadi presiden,
aku ingin sekali menjadikan Indonesia yang lebih baik lagi karena aku percaya
seluruh rakyat Indonesia juga memiliki keinginan yang sama, dan aku percaya hal
itu bisa diwujudkan jika dilakukan secara bersama-sama.
images from: http://i.imgur.com/RCnTX8G.png (edited by ridho)
images from: http://i.imgur.com/RCnTX8G.png (edited by ridho)
Comments (28)








